MTsN 6 Sumedang Gelar Salat Gaib dan Do'a Bersama untuk Korban Bencana Longsor Bandung Barat
Pamulihan-MTsN 6 Sumedang melaksanakan salat gaib dan do’a bersama sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap para korban banjir bandang disertai tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Senin (26/01/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Agama Kabupaten Sumedang yang mengimbau seluruh satuan kerja madrasah untuk mendoakan para korban bencana alam yang terjadi pada Sabtu (24/01/2026) dini hari. Salat gaib dan doa bersama diikuti oleh kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa MTsN 6 Sumedang dengan khidmat.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung di halaman madrasah dan dipimpin oleh Guru Pendidikan Agama Islam. Seluruh warga madrasah tampak khusyuk memanjatkan do’a agar para korban diberikan kekuatan, keselamatan, serta ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Kepala MTsN 6 Sumedang, Trisnahada, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pendidikan karakter bagi peserta didik,
“Melalui salat gaib dan do’a bersama ini, kami ingin menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, serta rasa kemanusiaan kepada siswa. Madrasah tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga membangun kepekaan terhadap sesama”, ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk terus mendoakan serta, sesuai kemampuan, memberikan dukungan moral kepada para korban bencana.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, MTsN 6 Sumedang berharap para korban bencana banjir bandang dan longsor di Bandung Barat diberikan perlindungan oleh Allah Swt., serta proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial,” tandasnya.
Kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Agama Kabupaten Sumedang yang mengimbau seluruh satuan kerja madrasah untuk mendoakan para korban bencana alam yang terjadi pada Sabtu (24/01/2026) dini hari. Salat gaib dan doa bersama diikuti oleh kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa MTsN 6 Sumedang dengan khidmat.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung di halaman madrasah dan dipimpin oleh Guru Pendidikan Agama Islam. Seluruh warga madrasah tampak khusyuk memanjatkan do’a agar para korban diberikan kekuatan, keselamatan, serta ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Kepala MTsN 6 Sumedang, Trisnahada, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pendidikan karakter bagi peserta didik,
“Melalui salat gaib dan do’a bersama ini, kami ingin menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, serta rasa kemanusiaan kepada siswa. Madrasah tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga membangun kepekaan terhadap sesama”, ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk terus mendoakan serta, sesuai kemampuan, memberikan dukungan moral kepada para korban bencana.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, MTsN 6 Sumedang berharap para korban bencana banjir bandang dan longsor di Bandung Barat diberikan perlindungan oleh Allah Swt., serta proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial,” tandasnya.
Penulis: Eka Chandra Oktaviani
Editor: Nurmalasari
Fotografer: Oman Suherman